Senin, 19 Maret 2012

Perawatan Kondisi Badan Sapi

Perawatan Kondisi Badan Sapi
Dalam usaha pemeliharaan ternak pencegahan penyakit lebih diutamakan  dari pada pengobatan karena penggunaan obat akan menambah biaya produksi dan tidak menjamin keberhasilan pengobatan yang dilakukan. Faktor penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan ternak yaitu sanitasi, pemberian pakan berkualitas dan vaksinasi.

1. Sanitasi
Sanitasi merupakan penjagaan kesehatan ternak lewat kebersihan kandang, ternak, peralatan dan lingkungan. Kegiatan memandikan ternak terlihat sepele namun jika tidak ditangani secara rutin kerugian yang diakibatkan cukup besar.
Memandikan dalam hal ini tidak hanya dalam arti membersihkan dari kotoran yang melekat dibadan tapi juga sekaligus dilakukan pengobatan eksternal terhadap kuku, parasit, jamur, kudis, dan lain - lain yang sifatnya mengganggu kesehatan kulit. Untuk memandikan ternak sapi ini perlu disediakan fasilitas seperti dipping atau spraying. Akan tetapi hanya tindakan spraying yang sering dilakukan di peternakan tersebut, dan dipping tidak dilakukan dikarenakan tidak memiliki bak untuk memandikan ternak sapi. Dipping merupakan tindakan menyelamatkan ternak sapi ke dalam  ternak sapi yang berisi air dan zat kimia pembunuh eksternal parasit. Sapi akan berenang sepanjang bak tersebut dan badannya akan basah oleh air yang mengandung zat kimia.
   Spraying adalah tindakan menyemprotkan zat kimia pembunuh eksternal parasit ke badan sapi secara mekanis maupun manual. Tujuan Dipping dan spraying pada dasarnya adalah sama yakni unutk membunuh eksternal parasit yang terdapat pada badan sapi. Akan tetapi, penggunaan dipping lebih ekonomis kerana cairan zat kimia dapat digunakan berulang-ulang, tetapi perlu diperhatikan apabila hujan turun dosis zat kimia akan menurun dan tidak efektif lagi akibat bertambahnya air. Keuntungan spraying adalah tidak berubahnya dosis zat kimia. Selain itu, penyemprotan dapat mencapai bagian tubuh yang mungkin terlewat apabila dilakukan dengan cara dipping, misalnya bagian telinga, dasar tanduk, dan bagian tepi lainnya.
   Lantai kandang diupayakan selalu dalam kondisi bersih dan kering, sirkulasi udara terjamin dan ruangan harus mendapat sinar matahari pagi. Selain itu peralatan makan dan minum harus dicuci setiap hari hingga tidak memberi peluang bagi penyebaran penyakit. Lingkungan sekitar kandang pun harus dibuat parit agar terbebas dari genangan air atau lembab. Selain itu kandang dan peralatannya harus didesinfektan minimal dua bulan sekali.
    Di peternakan kandang milik kelompok tani ini kebersihan kandang dan sekitarnya telah dijaga dengan baik sehingga selalu dalam keadaan bersih, lantai kandangnya pun sudah diupayakan dalam keadaan kering. Namun yang belum dilakukan ialah memandikan ternak hal ini akhirnya berdampak pada kesehatan ternak, badan ternak banyak dihinggapi parasit eksternal yang akhirnya menggigit tubuhnya kalau tidak diperhatikan dengan benar maka gigitan itu lama kelamaan akan menjadi luka akibat dari ini kualitas kulitnya jelek sehingga  nilai jual kulit akan rendah. Dampak lain yang ditimbulkan karena tubuh ternak banyak dihinggapi parasit adalah waktu yang seharusnya digunakan ternak untuk makan jadi terbagi karena ternak sibuk menggaruk-garuk tubuhnya.

2. Pakan
        Pemberian pakan berkualitas rendah dan tidak memenuhi kandungan gizi dapat mengakibatkan defisiensi pada ternak, sebaliknya pemberian pakan berkualitas tinggi akan meningkatkan produktivitas dan mencegah adanya penyakit. 

3. Penanganan Kesehatan Ternak
     Penanganan kesehatan ternak dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu pencegahan, pengobatan, pengafkiran dan pembasmian.  1). Vaksinasi dilakukan untuk ternak yang sehat baik yang sementara dipelihara maupun untuk ternak yang baru didatangkan dari tempat lain. Kegiatan vaksinasi dilakukan untuk mencegah agar ternak tidak terserang penyakit terutama penyakit yang penyebabnya virus. Hal – hal yang patut diperhatikan saat melaksanakan vaksinasi yaitu vaksin yang digunakan, alat yang digunakan, vaksinator dan ternak yang akan divaksin. Ke empat faktor tersebut harus diperhatikan dan jangan satupun diabaikan. 2). Pengobatan, yaitu usaha memberikan obat kepada ternak yang sakit hingga ternak menjadi sembuh dan berproduksi. Pemberian obat harus disesuaikan dengan petunjuk pada lebel atau resep dokter hewan agar tidak terjadi hal negatif. 3). Pengafkiran, yaitu tindakan atau usaha pemisahan ternak yang sudah tidak lagi berproduktif. Usaha ini merupakan salah satu penanganan terhadap ternak yang tidak produktif lagi dari ternak yang masih berproduktif. 4). Pembasmian merupakan penanganan kesehatan terhadap ternak khususnya ternak sapi  dalam suatu populasi yang mengalami penyakit yang sangat berbahaya dan menular dengan cara dibunuh lalu dibakar atau dikubur agar penyakit tersebut tidak menyebar ke ternak lainnya.

Penanganan Ternak Sakit
Adapun tindakan yang harus dilakukan pada ternak yang sakit adalah sebagai berikut:
  • Hindari kontak dengan ternak sakit
  • Isolasi ternak yang sakit agar tidak menular pada ternak yang sehat
  • Lakukan vaksinasi
                    Memeriksa kesehatan sapi secara teratur dan dilakukan vaksinasi sesuai petunjuk. Pengawasan kesehatan bertujuan untuk mengetahui kondisi tubuh sapi sehingga jika ada ternak yang sakit atau terluka dapat ditangani dengan cepat. Pengontrolan kondisi sapi ini dilakukan setiap hari pada saat peternak memberikan makanan dengan cara mengamati keadaan sapi secara umum, jika terjadi perubahan dari kondisi sapi misalnya, sapi menyendiri, tidak mau makan meskipun disediakan makanan.


2 komentar:

  1. berikan komentar sodara tentang blog ini....

    BalasHapus
  2. Borgata Hotel Casino & Spa Announces Reopening Date For
    Borgata Hotel Casino & Spa has announced that it will reopen its doors for the winter 구리 출장안마 of 2021 to accommodate 이천 출장샵 all-new 나주 출장안마 customers. 서산 출장샵 The 수원 출장샵 hotel-casino

    BalasHapus